Harga Emas Jatuh ke Level Terendah, Inikah Momen Beli Emas?

trading-emas-online-askap-social

Harga emas dunia jatuh ke titik terendah dalam 5 tahun terakhir setelah mencapai puncaknya di tahun 2011.

Harga emas jatuh 3,8% menyentuh titik dasar pada sesi perdagangan Asia, 20 Juli 2015 yang lalu.

Kolapsnya pasar saham China memaksa para pelaku pasar melikuidasi cadangan asset emas mereka untuk menutup kerugian. Hal ini ditengarai menjadi penyebab jatuhnya harga emas ke titik terendah dalam 5 tahun terakhir ini.

Namun, China adalah pemegang cadangan emas terbesar dunia. Pepatah lama mengatakan bahwa “he who owns the gold makes the rules”, dan bahkan mungkin bisa mengatur harganya.

Pemerintah China tidak dapat disangkal ada di pihak yang paling kuat untuk mempengaruhi harga emas. China butuh harga emas yang tinggi untuk memulihkan kembali kondisi perlambatan ekonomi mereka.

Mayoritas pebisnis dunia masih percaya , emas adalah uang yang sesungguhnya. Uang kertas adalah ciptaan manusia yang bisa sewaktu-waktu di cetak oleh Bank Sentral sebuah negara. Bahkan status emas dikukuhkan sebagai patokan kekayaan sebuah negara pada perjanjian Bretton Woods.

Banyak analis mengatakan bahwa ini adalah sebuah bagian dari siklus. Sebuah mekanisme market. Dimana sebuah trend kenaikan harus berakhir dengan kejatuhan dan sebagai tanda dimulainya babak baru.